Rindy memang kecewa karena tidak lulus UMPTN. Tapi tak apalah, semua kesalahannya. Dia ingat betul pada hari pertama, dia belum tanda tangan daftar hadir. Dia barus sadar setelah pulang. Entah karena hal itu, atau nilainya memang jeblok atau karena hal lain. Mungkin saja jurusan yang dipilih terlalu tinggi untuk dijangkau dengan tubuhnya yang mungil dan tak bisa bertambah tinggi.
Sejak awal pun dia sudah merasa tak yakin. Tapi buat apa diceritakan atau disiar-siarkan.. Seperti mencari-cari alasan untuk sebuah kegagalan. Mencari kambing hitam. Padahal nggak lagi musim Qurban.
Masih ada kesempatan untuk kuliah di perguruan tinggi negri yang orang bilang masih jauh lebih irit dibanding perguruan tinggi swasta, Kuliah DIII juga nggak masalah.
Wellcome! Selamat datang di SmallSecret-info
Thanks You have visited my 'simple, small' Blog. Hope You All enjoyed.
Terimakasih anda telah berkunjung. Saya sadari sepenuhnya bahwa Blog ini JAUUUUUUUUUH dari sempurna. Meski begitu Harapan saya semoga bisa berguna bagi saya, Anda dan semua... amin.
SmallSecret.
Tampilkan postingan dengan label fiksi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label fiksi. Tampilkan semua postingan
Jumat, 18 Maret 2011
Mahasiswa - Sakarosa series
Label:
cerita,
fiksi,
SmallSecret Fiction
Prolog - Sakarosa Series
Satu persatu teman lama mulai kuingat. Dirumah mungil sederhana yang bernama “Sakarosa”. Saka yang dalam bahasa Jawa berarti Penyangga dalam sebuah rumah dan Rosa yang bermakna kokoh dan kuat. Mungkin karena bangunan itu nampak rapuh sejak awalnya, dengan kayu jati kulaitas no sekian dan semen ala kadarnya, si Empunya tentu berharap nama itu mampu lebih mengkokohkannya.
Bagi kami nama itu hanyalah sekedar nama, layaknya rumah-rumah kos lain agar lebih mudah di kenal. Hotel dan losmen aja punya nama, ya nggak? Kalaupun diminta mengartikan, kami lebih suka menyebut sakharosa sebagai gugus gula. Ingat pelajaran IPA SD dan Biologi SMP dulu? Ingat Glukosa, Fruktosa, dan Sukrosa? Nah, itu dia. Apa yang identik dari gula? Pastilah manis, dan penghuni sakarosa terilhami juga menjadi manis, tidak hanya secara lahir tapi juga batin. Kenyataannya kami semua memang anak-anak manis kok, minimal ‘sebagai anak manis’ kami akan terus berusaha untuk menjadi lebih manis sesuai harapan Ayah BUnda, Nusa Bangsa Negara, dan agama. Ceile….
Bagi kami nama itu hanyalah sekedar nama, layaknya rumah-rumah kos lain agar lebih mudah di kenal. Hotel dan losmen aja punya nama, ya nggak? Kalaupun diminta mengartikan, kami lebih suka menyebut sakharosa sebagai gugus gula. Ingat pelajaran IPA SD dan Biologi SMP dulu? Ingat Glukosa, Fruktosa, dan Sukrosa? Nah, itu dia. Apa yang identik dari gula? Pastilah manis, dan penghuni sakarosa terilhami juga menjadi manis, tidak hanya secara lahir tapi juga batin. Kenyataannya kami semua memang anak-anak manis kok, minimal ‘sebagai anak manis’ kami akan terus berusaha untuk menjadi lebih manis sesuai harapan Ayah BUnda, Nusa Bangsa Negara, dan agama. Ceile….
Label:
cerita,
fiksi,
SmallSecret Fiction
Langganan:
Postingan (Atom)